Langsung ke konten utama

Postingan

Keotonomian Manusia & Nasib Buruk

Manusia telah dibekali ke-otonomi-annya untuk berkehendak sesuka hatinya. Sebagai processor untuk memilah-milah kegiatan, manusia juga dibekali dengan akal budi. Dan untuk menilai baik-buruk dari pekerjaan yang dilakukannya, manusia dibekali dengan hati. Dengan kemurahan Tuhan, manusia juga dibekali petunjuk, berupa al-Quran dan hadits Rasul-Nya. Jika kemudian kamu merasa terpuruk, jangan buru-buru menyatakan itu sudah kehendak Tuhan. Jangan-jangan kamu sendiri yang salah membuat keputusan. Jangan-jangan kamu sendiri yang mengabaikan perintah & larangan Tuhan. Jangan-jangan kamu sendiri yang tak menghargai diri kamu sendiri. Sehingga kamu pantas mendapatkan hasil yang buruk, sesuai dengan apa yang kamu upayakan. Allah telah begitu murah hati, pergunakanlah potensi diri sebaik-baiknya, bertaqwalah kepada Allah, lalu serahkan diri sepenuhnya kepada-Nya.

Waspada Gempa! Aktifitas Seismik Lhokseumawe Meningkat.

Lokasi Gempa Sigli, 30/10/2011. 30/10/2011 - Sigli, Aceh, diguncang gempa berkekuatan 5.0 SR pada pukul 09.02 WIB. Gempa berpusat di darat, 54 Km Barat Daya Sigli, dengan kedalaman 10 km dari permukaan laut. Gempa turut dirasakan oleh sebagian warga Banda Aceh. Pada saat yang sama, aktifitas seismik Lhokseumawe naik besar overscale saat terjadi gempa 5.0 SR tersebut. Sebelumnya, dalam beberapa terakhir peningkatan aktifitas seismik Lhokseumawe memang telah meningkat sedang-besar. Ini berarti sedang ada penumpukan energi yang dapat dilepaskan sewaktu-waktu di wilayah itu. . Jika energi yang terakumulasi terlepas sekaligus, ini akan dapat menyebabkan gempa dalam skala besar. Namun jika dibebaskan sedikit demi sedikit melalui gempa-gempa kecil, potensi kerusakan tentu dapat dikurangi. Informasi ini saya peroleh dari @wakattebayo2011 . @wakattebayo2011 adalah akun twitter yang kerap memberikan informasi kegempaan melalui tweet dan blognya http://rafjitsu.blogspot.com .

Sudut Pandang

Sebenarnya koin di samping hanya satu. Gambar komodo dan tulisan Rp100000 adalah salah satu sisi dari koin tersebut, sedangkan gambar burung garuda adalah sisi yang lainnya. Jika koin diletakkan di atas telapak tangan, maka yang akan tampak adalah salah satu dari dua sisi koin tersebut. Bisa saja yang tampak adalah sisi komodo, bisa juga sisi burung garuda. Nah, bagaimana jika kasusnya seperti ini. Ada 3 orang (A, B, C) berdiri dalam posisi segitiga. 2 orang (A & B) berdiri saling berhadapan satu sama lain, sedangkan satu orang lainnya (C) berdiri di tengah-tengah keduanya dengan sedikit jarak dari titik tengah ke posisi C, sehingga menyisakan ruang di antara A & B. Lalu C memegang koin tersebut di tangannya, tidak ada satu sisi pun yang mengarah padanya. Koin itu hanya tampak bagai garis lurus jika dilihat dari posisi C. Sedangkan A & B hanya dapat melihat salah satu sisi saja dari koin tersebut. Apa yang akan terjadi kemudian? Mungkinkah A & B akan memiliki gambar...

Unik. Ditilang Saat Berdemo.

Tanggal 28 Oktober di Indonesia diperingati sebagai hari Sumpah Pemuda. Teks Sumpah Pemuda pertama kali dibacakan pada tanggal 28 Oktober 1928. Tanggal 28 Oktober 2011 kemarin, segenap pemuda Indonesia memperingati Sumpah Pemuda dengan beragam kegiatan. Namun yang paling mencolok adalah demo serentak di beberapa titik di Ibu Kota Negara, Jakarta. Salah satu di antaranya adalah demo menuntut kinerja pemerintah yang lebih baik. Tapi tahukah Anda bahwa ternyata ada kisah menarik di balik demo yang satu ini? :D Mulanya demo berlangsung di depan Istana Merdeka Jakarta. Pendemo berjumlah 16 orang. Mereka semua berdemo di depan pintu masuk Samping Istana yang berjarak 20 meter dari pintu utama Istana. Puluhan polisi awalnya hanya meminta kelompok kecil tersebut agar bergeser 30-an meter, ke seberang Istana atau di pintu masuk Monas. Namun, S yang berasal dari UBK dan teman-temannya ngotot serta sempat terjadi adu dorong serta saling gertak. Polisi yang geram lalu mendorong paksa k...

Gagal jadi Haji

Saya terkejut membaca berita tentang jamaah calon haji yang pulang dari Tanah Suci untuk kepentingan Pilkada. Beritanya dapat dibaca di sini . Keterkejutan saya bukan karena mempermasalahkan tekatnya berhaji, tetapi lebih dikarenakan kasus ini jarang terjadi. Dalam bayangan saya, setiap jamaah calon haji, maka pulangnya menjadi seseorang bergelar haji/hajjah di depan namanya. Bahkan, jika ada yang meninggal pun, biasanya tidak dipulangkan, melainkan dimakamkan langsung di sana. Jadi, berita ke pulangan calon haji ini unik saja menurut saya. Namun sayangnya, masyarakat yang mengikuti pemberitaan ini lebih menyoroti masalah tekad berhaji jamaah tersebut. Seakan-akan, yang bersangkutan lebih mementingkan nafsu duniawinya dibandingkan kepentingan ukhrawinya. Komentar-komentar seperti ini menurut saya tidak patut.

Import Tulisan Lama

Baru selesai memindahkan tulisan-tulisan lama dari note FB ke blog yang ini. Artikelnya sudah sedikit berdebu dengan gaya tulisan yang amburadul.

Senandung Malam

Dan malam pun seakan bersuara Berkata-kata dalam heningnya suasana "Wahai para pencari cinta, pendamba cinta, pencinta cinta, yang mengharap Sang Pencipta Cinta membalas cintamu pada-Nya Gunakan sebagian waktumu untuk beribadah kepada Rabb-mu Yang telah menciptakanku dan dirimu Merizqikanku dan dirimu Memeliharaku dan dirimu Dan tidurlah engkau dalam penjagaanku dari sinaran matahari yang menyilaukanmu Tidur dan nikmatilah nikmat tidurmu Sungguh Rabb-mu Yang Maha Agung telah menganugerahi tidur kepadamu Dan Kau masih ingat mimpi? Kembang dalam tidurmu? Kejar dan temuilah mimpi-mimpi itu Bagun dan ceritakanlah padaku perihal mimpimu menjelang subuh nanti Bertasbihlah pada-Nya, shalat dan siapkanlah dirimu untuk beraktifas setelahnya Dan aku pun akan beristirahat sejenak Memulihkan staminaku untuk kembali melindungimu esok malam Tidurlah dan tak usah pedulikanku Rabb-mu telah menakdirkan aku sebagai penjagamu Dan siang adalah waktu istirahatku Tidurlah dan j...