Fatalisme merupakan salah satu sikap yang tidak dibenarkan dalam Islam. Berserah kepada nasib dan tidak mau berusaha menyebabkan orang tersebut tidak dapat mewujudkan apa yang diinginkannya dan jauh dari kesuksesan. Bagaimana pun, usaha dan berserah diri kepada Allah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Fatalisme bukanlah bagian dari ajaran Islam. Islam mengajarkan kepada umatnya umatnya untuk senantiasa berusaha, bekerja untuk mewujudkan apa yang dia inginkan dengan tetap berserah diri kepada Allah, menerima apa yang kemudian ditakdirkan kepadanya, tidak bersifat statis.
Fatalisme mengabaikan fungsi dan peran akal secara normal, padahal agama menempatkan akal pada kedudukan yang tinggi. Dengan akal manusia mampu membangun peradaban melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Islam sendiri dalam ajarannya memposisikan akal mengiringi keimanan dalam menentukan derajat pemeluknya.
Allah swt berfirman dalam Quran surat al-Mujadilah ayat 11 :
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS. Al Mujadilah : 11).Fatalisme sebagai salah satu bentuk perilaku keagamaan yang menyimpang merupakan salah satu sikap yang tidak dibenarkan dalam agama Islam. Berserah kepada nasib dan tidak mau berusaha menyebabkan orang tersebut tidak dapat mewujudkan apa yang diinginkannya dan jauh dari kesuksesan. Bagaimana pun, usaha dan berserah diri kepada Allah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Fatalisme bukanlah bagian dari ajaran Islam. Islam mengajarkan kepada umatnya umatnya untuk senantiasa berusaha, bekerja untuk mewujudkan apa yang dia inginkan dengan tetap berserah diri kepada Allah, menerima apa yang kemudian ditakdirkan kepadanya, tidak bersifat statis.
Fatalisme mengabaikan fungsi dan peran akal secara normal, padahal agama menempatkan akal pada kedudukan yang tinggi. Dengan akal manusia mampu membangun peradaban melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Islam sendiri dalam ajarannya memposisikan akal mengiringi keimanan dalam menentukan derajat pemeluknya.
Allah swt berfirman dalam Quran surat al-Mujadilah ayat 11 :
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS. Al Mujadilah : 11).
Fatalisme bukanlah bagian dari ajaran Islam. Islam mengajarkan kepada umatnya umatnya untuk senantiasa berusaha, bekerja untuk mewujudkan apa yang dia inginkan dengan tetap berserah diri kepada Allah, menerima apa yang kemudian ditakdirkan kepadanya, tidak bersifat statis.
Fatalisme mengabaikan fungsi dan peran akal secara normal, padahal agama menempatkan akal pada kedudukan yang tinggi. Dengan akal manusia mampu membangun peradaban melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Islam sendiri dalam ajarannya memposisikan akal mengiringi keimanan dalam menentukan derajat pemeluknya.
Allah swt berfirman dalam Quran surat al-Mujadilah ayat 11 :
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS. Al Mujadilah : 11).Fatalisme sebagai salah satu bentuk perilaku keagamaan yang menyimpang merupakan salah satu sikap yang tidak dibenarkan dalam agama Islam. Berserah kepada nasib dan tidak mau berusaha menyebabkan orang tersebut tidak dapat mewujudkan apa yang diinginkannya dan jauh dari kesuksesan. Bagaimana pun, usaha dan berserah diri kepada Allah adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan.
Fatalisme bukanlah bagian dari ajaran Islam. Islam mengajarkan kepada umatnya umatnya untuk senantiasa berusaha, bekerja untuk mewujudkan apa yang dia inginkan dengan tetap berserah diri kepada Allah, menerima apa yang kemudian ditakdirkan kepadanya, tidak bersifat statis.
Fatalisme mengabaikan fungsi dan peran akal secara normal, padahal agama menempatkan akal pada kedudukan yang tinggi. Dengan akal manusia mampu membangun peradaban melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Islam sendiri dalam ajarannya memposisikan akal mengiringi keimanan dalam menentukan derajat pemeluknya.
Allah swt berfirman dalam Quran surat al-Mujadilah ayat 11 :
“Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat” (QS. Al Mujadilah : 11).
Komentar
Posting Komentar